JAKARTA--MICOM: Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Suryo Bambang Sulistio mengimbau pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur untuk menghadapi gejolak perekonomian dunia, sebagai upaya memberikan dampak kepercayaan kepada para investor.
"Pandangan dari pengusaha, kondisi kita sih secara fundamental masih cukup baik karena kita melihat minat investasi masih tetap kencang sekali. Tetapi saya sampaikan juga, kita harus mempercepat pembangunan infrastruktur yang saya katakan ke Presiden," ujar Bambang seusai menghadiri rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Jumat (4/8) .
Dikatakan Bambang, percepatan pembangunan infrastruktur tersebut bakal memberikan dampak kepercayaan kepada investor masalah infrastruktur ditangani secara serius. Ia pun menegaskan, kondisi perekonomian saat ini, murni merupakan dampak dari luar yang menurutnya sulit untuk diprediksi.
"Tapi kita harus antisipatif artinya kita jangan misalnya kita perkuat posisi perusahaan masing-masing terutama di dalam negeri," tukas Bambang.
Bambang juga menyampaikan keyakinannya bahwa pemerintah Indonesia bisa mengantisipasi kondisi yang berkembang saat ini. Pasalnya, lanjut Bambang, pemerintah sudah melakukan langkah antisipatif dengan langkah-langkah yang cukup bagus belajar dari pengalaman 2008 .
"Tadi dijelaskan kondisi sekarang tidak banyak berbeda dengan 2008 . Dengan pengalaman itu pemerintah mengambil langkah-langkah cukup jitu dan cermat. Intinya kita harus siap dan sekarang dengan langkah-langkah demikian," tandas Bambang. (Mad/OL-2)
lagi ngurusin parpol buat pemilu, ngapain ngurusin infrastruktur segala:D
http://www.mediaindonesia.com/read/2...-Infrastruktur
numvanxlhewat 06 Aug, 2011"Pandangan dari pengusaha, kondisi kita sih secara fundamental masih cukup baik karena kita melihat minat investasi masih tetap kencang sekali. Tetapi saya sampaikan juga, kita harus mempercepat pembangunan infrastruktur yang saya katakan ke Presiden," ujar Bambang seusai menghadiri rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Jumat (4/8) .
Dikatakan Bambang, percepatan pembangunan infrastruktur tersebut bakal memberikan dampak kepercayaan kepada investor masalah infrastruktur ditangani secara serius. Ia pun menegaskan, kondisi perekonomian saat ini, murni merupakan dampak dari luar yang menurutnya sulit untuk diprediksi.
"Tapi kita harus antisipatif artinya kita jangan misalnya kita perkuat posisi perusahaan masing-masing terutama di dalam negeri," tukas Bambang.
Bambang juga menyampaikan keyakinannya bahwa pemerintah Indonesia bisa mengantisipasi kondisi yang berkembang saat ini. Pasalnya, lanjut Bambang, pemerintah sudah melakukan langkah antisipatif dengan langkah-langkah yang cukup bagus belajar dari pengalaman 2008 .
"Tadi dijelaskan kondisi sekarang tidak banyak berbeda dengan 2008 . Dengan pengalaman itu pemerintah mengambil langkah-langkah cukup jitu dan cermat. Intinya kita harus siap dan sekarang dengan langkah-langkah demikian," tandas Bambang. (Mad/OL-2)
lagi ngurusin parpol buat pemilu, ngapain ngurusin infrastruktur segala:D
http://www.mediaindonesia.com/read/2...-Infrastruktur
No comments:
Post a Comment