Quote:
| MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Syarat PSSI bagi klub yang akan mengikuti liga profesional tertinggi tanah air yang rencannya mulai digeber 8 Oktober mendatang, dinilai sangat berat oleh pengurus PSM Makassar. Syarat tersebut adalah setiap klub wajib menyiapkan dana sebesar Rp 5 miliar sebagai uang deposit dan Rp 15 miliar untuk pembiayaan klub selama satu tahun kompetisi. Humas Pengurus PSM, Nurmal Idrus, mengatakan tak ada satu pun klub di Indonesia ini yang akan sanggup memenuhi syarat itu, termasuk PSM. Apalagi, kompetisi mendatang setiap klub sudah tidak boleh menggunakan dana APBD. "Syarat itu sangat berat bagi PSM dan juga klub lainnya. Dimana pengurus dan manajemen tim akan mengambil uang sebanyak itu di awal kompetisi," jelas Nurmal, Jumat (5/8) malam. Mestinya, lanjut anggota KPU Makassar ini, PSSI melihat kondisi klub sebelum menerapkan aturan. Sebab, baru tahun ini klub profesional dilarang menggunakan APBD sehingga setiap klub baru belajar mandiri. "Mestinya PSSI pelan-pelan dulu," katanya. Mewakili pengurus PSM Makassar, Nurmal mengusulkan agar PSSI menurunkan nilai uang deposit dari Rp 5 miliar menjadi Rp 2 miliar agar klub-klub yang akan mengikuti kompetisi mendatang tidak kesulitan mencari dana. Mantan Media Officer Manajemen PSM era Liga Super Indonesia ini, melanjutkan satu-satunya harapan PSM agar tetap bisa mengikuti kompetisi ini adalah mendapat bantuan dana dari konsorsium Liga Primer Indonesia (LPI). "Antara PSM dengan konsorsium terjalin kontrak kerjasama dalam pengelolaan tim kebanggaan masyarakat Sulsel ini," katanya. Ia menambahkan, kalau PSSI bergeming dengan syarat nilai deposit sebesar Rp 5 miliar, PSM pasti tetap mengikuti kompetisi ini. Sebab, konsorsium LPI selaku pemilik saham mayortas PSM harus bertanggung jawab karena mereka yang mengajak PSM pindah ke LPI," ujarnya.(*/tribun-timur.com) |
sumber
uang yang di utangi ama bos ipin kemana pak??? dah habis ya??
No comments:
Post a Comment