Saturday, August 6, 2011

Prita Sumbang Koin Terakhir untuk Korban Gunung Merapi

http://www.detiknews..com/read/2011/...-gunung-merapi
Quote:

Jakarta - Lain Darsem, lain juga cara Prita Mulyasari menyalurkan bantuan masyarakat yang diterimanya. Prita membagi 'koin' Rp 810 juta yang diterimanya untuk membantu warga yang benar-benar membutuhkan.

Sudah tidak terhitung jumlah orang yang terbantu berkat koin Prita. Mereka datang ke rumah Prita dari berbagai daerah dengan membawa berbagai permasalahan. Prita dengan tangan terbuka dan ikhlas mengucurkan bantuan.

"Besarnya bantuan, saya tidak ingin memberitahukannya. Takut riya. Itu hubungan saya dengan yang di Atas saja," kata Prita kepada detikcom, Sabtu (6/8/2011).

Prita menceritakan kediamannya kerap disambangi orang-orang yang membutuhkan bantuan. Prita tidak membatasi orang yang meminta bantuan kepadanya harus terkait masalah kesehatan saja. Ada yang curhat terlilit masalah pendidikan anak hingga mencari keluarga yang hilang.

"Saya lebih mengutamakan memberi bagi yang membutuhkan. Orang yang datang ke kami, bukan hanya butuh bantuan materi. Mereka didengarkan saja sudah senang. Banyak permasalahannya, ada yang maaf cacat, tidak bisa keluar dari rumah sakit, punya tagihan-tagian di rumah sakit, dan untuk sekolah anak. Lucu lagi ada yang mencari saudaranya di Jakarta dan ingin pulang kampung," papar Prita dengan ramah.

Dengan berbagai pengalaman itu, Prita juga menyediakan dana bagi warga yang membutuhkan uang secara mendadak. "Pernah ada yang datang pukul 24.00 WIB ke rumah. Kalau tidak perlu sekali, mana mungkin mereka datang ke rumah saya. Saya pikir kalau bisa bantu ya dibantu. Kalau saya tidak bisa bantu ya bilang terus terang," ujar perempuan berkerudung ini.

Ketika ditanya rencananya mendirikan yayasan bantuan kemanusiaan, ibu 3 anak ini mengaku telah membatalkannya.

"Sempat ada TV yang bekerja sama. Namun saya tidak tahu karena tidak ada izin atau proses kelamaan akhirnya ya sudah saya putuskan memberikan bantuan secara langsung. Insya Allah ini yang terbaik," kata Prita.

Prita mengatakan koin bantuan yang diterimanya kini sudah habis. Ia terakhir menyumbangkannya untuk korban letusan Gunung Merapi pada 2010 lalu. Bantuan berupa bahan pokok makanan ini disalurkan untuk 3 posko pengungsian.

"Tadinya kita mau ke Mentawai (korban tsunami Mentawai). Karena kondisi tidak memungkinkan maka kita putuskan ke Merapi. Jadi bantuan terakhir ke Merapi kemarin. Kita cari posko yang belum terbantu pemerintah. Saya temukan ada posko yang kehabisan bahan makanan, apalagi para perempuan juga butuh pembalut," cerita Prita.

Kini koin Prita sudah tidak tersisa. Namun demikian, Prita terus berupaya membantu sesama. "Meski sudah habis, insya Allah kalau saya bisa bantu ya saya bantu. Apalagi kami berdua kan juga kerja. Terakhir kita bantu seorang ibu yang butuh bantuan karena anaknya rutin dirawat di rumah sakit," tutup Prita yang bekerja sebagai karyawan Bank Sinarmas ini.

Berbeda dengan Prita, Darsem mendapat sorotan tajam terkait caranya menyalurkan bantuan. Perilaku Darsem dinilai telah banyak berubah setelah menjadi kaya mendadak menyusul diberikannya bantuan masyarakat Rp 1,2 miliar. Darsem kini mendapat julukan baru 'Toko Mas Berjalan.'

================================================== =======

Sumbangan untuk Darsem : Bad Ending
Koin untuk Prita : Happy Ending

^SKY^ 06 Aug, 2011

No comments:

Post a Comment