Tuesday, March 27, 2012

Dextrofan, Makin Beredar Bebas di Garut

www.GarutNews.com

Dextrofan, meski termasuk psikoropika berkhasiat untuk pengobatan, sangat luas dipergunakan dalam terafi, serta berpotensi ketergantungan ringan, namun peredarannya semakin bebas di Garut, bahkan kian diindikasikan kuat disalahgunakan kalangan remaja termasuk oknum pelajar.

Menyusul pemantauan lapangan Garut News selama ini, indikasi penyalahgunaan Dextrofan, yang semestinya bisa menyembuhkan batuk, malahan dikonsumsi sebanyak sepuluh hingga dua puluh butir sekali tenggak, kondisi tersebut juga diperparah mengonsumsi Dextrofan dalam jumlah banyak kemudian dicampur dengan minuman keras beralkohol termasuk dicampur dengan arak.

Plt. Sekretaris Dinkes kabupeten setempat, drg Iman Firmanullah, M.Si kepada Garut News, Senin, mengemukakan sejak lama disyaratkan bisa memperoleh atau membeli Dextrofan, hanya bisa jika disertai dengan resep dokter, sedangkan jika saat ini bisa bebas beredar, itu akibat perilaku "oknum maupun induvidu", katanya.

Seorang pemuka masyarakat juga pensiunan PNS, Hendra Hendarsyah kepada Garut News katakan, hendaknya para dokter praktik atau pada unit kerja di Rumah Sakit maupun Puskesmas, agar jangan sembarangan memberikan resep dokter, supaya tidak merusak mentalitas konsumen.

Dia menyatakan sangat prihatin, menyusul kian diindikasikan kalangan remaja banyak menenggak Dextrofan sebanyak 10, 20 hingga 40 butir sekali minum, sehingga fenomena tersebut, juga patut disikapi "Badan Narkotika Nasional Kabupaten" (BNNK) Garut, melakukan pencegahan termasuk menjalin koordinasi dengan institusi teknis terkait lainnya.

Kepala Seksi Pencegahan BNNK setempat, Syam Sumaryana, SH, MH mengungkapkan pula, mendesak diperlukannya upaya pengawasan lintas sektoral, yang sebelumnya bisa diawali dengan jalinan koordinasi, duduk bersama satu meja membahas upaya pencegahan serta penanggulangan peredaran bebas Dextrofan, katanya kepada Garut News.*****(John).
Sumber

asligarut 27 Mar, 2012

No comments:

Post a Comment