Quote:
| Niat PSSI untuk melakukan rekonsiliasi tampaknya kembali akan menemukan hambatan. Sejumlah klub Indonesia Super League (ISL) lagi-lagi menyatakan menolak untuk memenuhi undangan PSSI melakukan rekonsiliasi yang akan digelar di Hotel Crown Jakarta, Kamis (29/3/2012). Ajang ini merupakan upaya rekonsiliasi kedua yang digelar oleh PSSI. Sebelumnya, 14 Maret lalu, PSSI juga mengundang 12 klub ISL untuk berbicara, namun hanya satu klub yang memenuhi undangan, yaitu Persib. Agus pun mempertanyakan rekonsiliasi yang dimaksud oleh PSSI. Pasalnya, Agus melihat sejauh ini PSSI selalu mengajukan sejumlah persyaratan saat membahas tentang rekonsiliasi yang dibuat PSSI. "Kami pastikan tidak datang. Karena PSSI yang sah adalah PSSI versi KLB karena itu yang didukung oleh 2/3 anggota PSSI," ujar Manajer Persiwa Wamena, Agus Santoso, ketika dihubungi wartawan, Rabu (28/3/2012). Senada dengan Agus, Ketua Umum Persisam Samarinda, Harbiansyah Hanafi, juga menyatakan tidak akan hadir. Harbiansyah mengaku sudah menerima surat undangan untuk menghadiri pertemuan itu, namun mereka memutuskan untuk tidak datang, bahkan untuk mengutus perwakilan. Sementara itu, Direktur Sriwijaya FC, mengaku belum menerima undangan rekonsiliasi dari PSSI. Meski begitu, pihaknya menyatakan tetap akan datang. "Kalau PSSI sudah sadar, kami datang. Maksudnya agar klub itu dikembalikan kepada 18 tim saja. Karena kan awalnya dia (PSSI) yang buat sendiri 24 tim," tutur Hendri. Berbeda dengan tiga klub yang sudah menentukan sikap, Persipura Jayapura mengaku masih menimbang-nimbang untuk hadir dalam pertemuan tersebut. "Kami belum menerima undangan, itu jam berapa. Kalau sore susah, tetapi kalau malam mungkin bisa sekalian jam makan malam karena tidak terkejar waktunya. Sebab dari Persipura ke Jakarta itu butuh waktu yang lama. Namun, kami akan membicarakan melalui rapat apakah akan hadir atau tidak dengan undangan tersebut," ucap Ketua Harian Persipura, La Siya. Persiwa dan Pelita Jaya juga telah menyatakan tidak akan hadir. "Kami sudah terima undangan tadi by phone. Pertama saya tidak datang. PSSI yang sah itu PSSI tandingan yang sudah melakukan KLB kemarin. Yang jelas kita tidak akan hadir, kita fokus pertandingan saja lawan Arema di Malang besok," ujar Manajer Persiwa, Agus Susanto. Manajer Pelita, Lalu Mara mengatakan hanya mengakui PSSI tandingan yang dibentuk KPSI. Makanya, dia tidak akan datang. |
Klub ISL asal kaltim pasti ga datang lah, soalnya tim PON Kaltim yg sudah juara penyisihan kalimantan nda diizinkan PSSI dan diganti Kalsel krn 2 pemain Junior club ISL kaltim yg katax club ilegal. Padahal prapon kaltim sudah pernah kalahkan timnas Brunei 2-1,dan timnas 21 kita malah kalah sama brunei :capedes
Menurut ane, wajarl kalo klub2 ISL sakit hati. Siapa yang ga kecewa kalo mendadak kompetisi yang mereka ikuti dianggap ilegal, dan dipaksa untuk mengikuti liga baru, dengan format baru, dterus isinya klub-klub antah berantah.
Itu klub-klub baru pasti cuma buat untuk memperbanyak jumlah suara pas nanti ada rapat pengambilan keputusan. Kita tahu lah yang namanya 'rapat-mufakat' itu sudah punah di Indonesia. Rapat selalu berujung voting.
ghondesm 29 Mar, 2012
No comments:
Post a Comment