YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Prof. Dr. Pratikno, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL) Universitas Gajah Mada terpilih sebagai Rektor UGM periode 2012-2017, Kamis (23/3/2012).
![[imagetag]](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_vJbbb8cJvSPNHTX36C9VhFZub7M_hKtZSJcxaojwtEnSz6tYTB_ghnbBfhkmSYPOS-E_X0Bkn9UYFywn6-kfBsr_qZUIxqsGHh7pZid7_hKKOOFQEBb0covLPtu3TbKsvX3aJBshSha9fKxv8STs8rrhU=s0-d)
Prof. Praktikno memperoleh suara terbanyak dalam pemungutan suara yang dilakukan Majelis Wali Amanat (MWA) UGM yang digelar hari ini dengan mengumpulkan 26 suara. Dekan Fakultas Hukum (FH) Prof Dr Marsudi Triatmodjo, SH, LLM, memperoleh 5 suara dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Prof Dr Techn Danang Parikesit, MSc. memperoleh 1 suara.
Pemungutan suara dilakukan di ruang sidang MWA UGM, dan dihadiri oleh 23 anggota MWA UGM. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh diwakili oleh Dirjen Dikti Kemendikbud Djoko Santoso, karena M. Nuh mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kunjungan ke China.
Sebelum pemungutan suara, para kandidat memaparkan visi-lisi, yang dilanjutkan dengan tanya-jawab oleh anggota MWA. Sekitar pukul 11.30 WIB proses pemungutan suara dimulai, masing-masing anggota MWA memiliki satu suara, kecuali Mendikbud memiliki 11 suara. Dengan demikian ada 32 suara yang diperebutkan oleh ketiga kandidat, karena rektor UGM periode 2007-2012 sebagai anggota MWA tidak memiliki hak suara.
Pasca terpilih, Prof. Pratikno di hadapan para mahasiswa yang menggelar aksi di depan Balairung UGM menyatakan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia pun menyatakan proses pemilihan hanyalah bagian kecil dari proses demokrasi.
"Yang lebih penting dalam proses demokrasi itu adalah bagimana melibatkan seluruh pemangku kepentingan di UGM untuk bisa terlibat dalam menentukan masa depan UGM. Dengan keterlibatan semua pihak itu akan terbentuk energi kolektif yang sangat besar untuk kebaikan masa depan UGM," kata Pratikno.
Pada kesempatan tersebut, Pratikno juga berjanji akan segera menggelar serangkaian diskusi dengan para pemangku kepentingan di UGM untuk menyerap aspirasi mereka. "Dengan energi kolektif kita, UGM harus bisa menjadi rujukan untuk setiap proses pembangunan di Indonesia," tegas Prof. Pratikno.
sumber : _edukasi.kompas.com/read/2012/03/22/1412587/Pratikno.Terpilih.Jadi.Rektor.UGM.
Prof. Praktikno memperoleh suara terbanyak dalam pemungutan suara yang dilakukan Majelis Wali Amanat (MWA) UGM yang digelar hari ini dengan mengumpulkan 26 suara. Dekan Fakultas Hukum (FH) Prof Dr Marsudi Triatmodjo, SH, LLM, memperoleh 5 suara dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Prof Dr Techn Danang Parikesit, MSc. memperoleh 1 suara.
Pemungutan suara dilakukan di ruang sidang MWA UGM, dan dihadiri oleh 23 anggota MWA UGM. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh diwakili oleh Dirjen Dikti Kemendikbud Djoko Santoso, karena M. Nuh mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kunjungan ke China.
Sebelum pemungutan suara, para kandidat memaparkan visi-lisi, yang dilanjutkan dengan tanya-jawab oleh anggota MWA. Sekitar pukul 11.30 WIB proses pemungutan suara dimulai, masing-masing anggota MWA memiliki satu suara, kecuali Mendikbud memiliki 11 suara. Dengan demikian ada 32 suara yang diperebutkan oleh ketiga kandidat, karena rektor UGM periode 2007-2012 sebagai anggota MWA tidak memiliki hak suara.
Pasca terpilih, Prof. Pratikno di hadapan para mahasiswa yang menggelar aksi di depan Balairung UGM menyatakan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia pun menyatakan proses pemilihan hanyalah bagian kecil dari proses demokrasi.
"Yang lebih penting dalam proses demokrasi itu adalah bagimana melibatkan seluruh pemangku kepentingan di UGM untuk bisa terlibat dalam menentukan masa depan UGM. Dengan keterlibatan semua pihak itu akan terbentuk energi kolektif yang sangat besar untuk kebaikan masa depan UGM," kata Pratikno.
Pada kesempatan tersebut, Pratikno juga berjanji akan segera menggelar serangkaian diskusi dengan para pemangku kepentingan di UGM untuk menyerap aspirasi mereka. "Dengan energi kolektif kita, UGM harus bisa menjadi rujukan untuk setiap proses pembangunan di Indonesia," tegas Prof. Pratikno.
sumber : _edukasi.kompas.com/read/2012/03/22/1412587/Pratikno.Terpilih.Jadi.Rektor.UGM.
indodistro 27 Mar, 2012
No comments:
Post a Comment