Friday, August 5, 2011

#HoT NewS# Inggris Minta Hukuman Mati

Quote:



REPUBLIKA.CO.ID,Ketua DPR Inggris mengatakan hari Kamis bahwa jika cukup banyak warga meminta agar Inggris menghidupkan lagi hukuman mati, maka permintaan itu harus dibahas oleh parlemen. Itu mungkin saja bisa merupakan berita baik bagi mereka yang menandatangani petisi secara online hari Kamis yang berharap bisa menghidupkan lagi hukuman mati dan sejumlah anggota parlemen yang mendukung.

Sebelum dilakukannya petisi online, anggota parlemen Andrew Turner dari fraksi Konservatif mengatakan itu adalah "hukuman yang tepat" untuk sebagian aksi kejahatan yang serius. Neil Durkin, juru kampanye pada kelompok HAM Amnesty International, tidak setuju. Ia mengatakan, "Kebijakan itu membuat Inggris menentang arus kuat di seluruh dunia untuk menghapus hukuman mati."

Hukuman mati adalah salah satu isu yang dipetisikan dalam sarana online pemerintah. Masalah-masalah lain yang dipetisikan adalah agar Inggris meninggalkan Uni Eropa dan agar setiap warga berhak membela diri di rumahnya.

Semua petisi yang ditandatangani oleh lebih dari 100.000 warga Inggris, akan dipertimbangkan untuk diperdebatkan di DPR. Namun, Durkin mengatakan sangat tidak mungkin hukuman mati dihidupkan lagi di Inggris.

Hukuman mati terakhir di Inggris dilakukan lima dasawarsa lalu, tetapi hukuman itu tetap diperbincangkan dalam masyarakat Inggris. Andy Williamson, Direktur Hansard Society's Digital Democracy, mengatakan bahwa ia tidak terkejut hukuman mati menempati urutan teratas dalam daftar petisi online.

Sebagian orang mengecam petisi online itu karena memungkinkan kelompok kepentingan tertentu untuk mendesakkan masalah-masalah mereka ke dalam agenda parlemen dan membuang waktu parlemen yang memperdebatkan isu-isu yang tidak akan disahkan menjadi undang-undang. Pihak lain mengecam bahwa petisi online adalah bentuk demokrasi yang keliru.

Namun, Williamson beranggapan bahwa pengajuan petisi itu sebagai "suara demokrasi", dan tetap penting. "Petisi tentu saja merupakan bagian penting demokrasi. Demokrasi adalah sebuah rangkaian kesatuan. Hal yang sudah sangat kita kenal dan yang kita pilih. Tetapi kita hanya melakukan itu setiap empat atau lima tahun sekali, seperti yang ditetapkan parlemen. Menurut saya apa yang benar-benar penting adalah demokrasi yang berlangsung di antara setiap pemilihan," ujarnya.

Tetapi, ia mengatakan adalah penting bagi parlemen untuk menganggap petisi itu secara serius. Ia mengatakan ada kecenderungan untuk memperlakukan petisi sebagai tipu muslihat.


sumber

inggris aja mau ada hukuman mati coba :hammer: kapan indonesia? :Peace:

apresiokefin 06 Aug, 2011

Komisi IX: Ruyati Lebih Pantas Disumbang Ketimbang Darsem

Komisi IX DPR merasa prihatin melihat sikap Darsem yang lupa diri setelah diberi sumbangan Rp 1,2 miliar. Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Chaerul menilai seharusnya keluarga Ruyati, TKI yang dipancung di Arab Saudi, lebih pantas mendapat sumbangan tersebut.

"Saya berpikir keluarga Ruyati yang lebih pantas mendapatkan sumbangan lebih besar. Ruyati yang menjadi korban pancung kok dibantu sedikit, Darsem saja cuma memberikan Rp 20 juta. Padahal Darsem sudah dibayarkan uang Diyat Rp 4,7 miliar dan dapat lagi Rp 1,2 miliar," keluh Irgan.

Hal ini disampaikan Irgan kepada detikcom, Sabtu (6/8/2011)

Akibat sumbangan yang tidak dikelola dengan baik ini, akibatnya timbul kecemburuan sosial. Hal ini sangat memprihatinkan dan layak untuk dijadikan pengalaman pengelola sumbangan serupa ke depan.

"Karena dia mendapat sumbangan yang begitu besar, Darsem menjadi lupa diri. Ini justru kontraproduktif, hendaknya pihak penyelenggara kegiatan harus hati-hati," imbaunya.

Ia juga berharap Kementeroan Sosial juga ikut memikirkan langkah ini. Bagaimana menyalurkan sumbangan sosial secara bena, hingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

"Kemensos juga harus memperhatikan ini kan menimbulkan kecemburuan sosial juga. Orang seperti Darsem ini mohon maaf belum amanah menerima uang sebesar itu. Yang bersangkutan juga bisa terganggu kemanannya," tandasnya.

Darsem 'hanya' membagi Rp 20 juta dari Rp 1,2 miliar yang diterimanya dari pemirsa TVOne untuk keluarga Ruyati. Padahal sebelumnya, Darsem berjanji akan membagi sebagian uang bantuan tersebut dengan Een, anak Ruyati. Sementara Darsem kini hidup bergelimang harta, bak toko emas berjalan, sangat memprihatinkan!


Bagaimana tanggapan agan-agan? Jangan Lupa di:rate5 yah


N4030 06 Aug, 2011

Marzuki Ali : "Saya tak cocok Menjadi Politisi"

Ketua DPR Marzuki Alie kembali memicu kontroversi dengan mengangkat wacana pembubaran KPK.

Menurutnya, KPK tidak banyak membawa perubahan. Lebih banyak melakukan manuver politik ketimbang pemberantasan korupsi, dan beberapa petingginya diduga melanggar kode etik dengan menemui Nazaruddin untuk membicarakan suatu kasus.

Lantas, apa maksud dia saat melontarkan pernyataan itu. Simak wawancara dengan Marzuki Alie soal maksud di balik berbagai pernyataan kontroversialnya.

Pekan lalu Anda melontarkan wacana soal kemungkinan pembubaran KPK. Apakah Anda memang bermaksud membubarkan KPK?
Siapa yang suruh bubarkan KPK? Saya tidak suruh seperti itu. Saya katakan, kalau Panitia Seleksi Pimpinan KPK tidak menemukan calon pimpinan KPK yang kredibel, maka tidak usah dipaksakan, karena jika dipaksakan, maka hasilnya tidak akan baik. Kalau pimpinan KPK, tidak kredibel, bagaimana KPK melakukan percepatan pemberantasan korupsi? Jadi jelas, dalam konteks pernyataan saya, ada kata 'kalau' di situ. Bukan berarti saya ingin membubarkan KPK.

Saya hanya kecewa karena pertemuan antara KPK dan Nazaruddin seperti yang dikatakan Nazar, benar adanya. Kalau tidak ada pengakuan dari pimpinan KPK sendiri, saya tidak akan percaya ucapan Nazar. Tapi nyatanya pengakuan itu keluar sendiri dari KPK. Padahal KPK telah mengincar Nazaruddin sejak tahun 2008 karena kasusnya banyak, tidak hanya yang terakhir soal suap Wisma Atlet. Tapi kalau KPK mengincar dia sejak 2008, kenapa masih bertemu dengan dia di tahun 2010?

Tapi ucapan Anda soal KPK sudah terlanjur membuat Anda menuai hujan kritik dari berbagai pihak?
Pro-kontra itu biasa. Tapi coba Anda cek sendiri ke Ketua KPK Pak Busyro Muqoddas tentang bagaimana hubungan saya dengan beliau? Hubungan saya dengan Pak Busyro dan Wakil Ketua KPK Pak Haryono Umar sangat baik. Kami punya komitmen untuk mendukung pemberantasan korupsi. Kami saling berkomunikasi untuk membenahi sistem. Saya hanya tak ingin KPK dipegang oleh orang yang bermasalah. Itu saja.

Saya memang menyayangkan pemberitaan dua hari terakhir ini. Kenapa saya tidak langsung diklarifikasi soal gagasan saya? Sebetulnya kan bisa ditanyakan ke sumber beritanya langsung. Jadi tidak perlu diadili ramai-ramai di media. Padahal substansi yang saya kemukakan normatif saja, dan bukan hal baru.

Kalau yang bicara masyarakat kebanyakan, biasanya tak langsung direspon. Tapi ketika yang bicara saya sebagai pimpinan lembaga negara, jadi berbeda. Padahal saya juga memiliki hak sama untuk mengeluarkan gagasan pribadi di luar kewenangan atau otoritas kelembagaan yang sama miliki.

Saya berani bicara blak-blakan karena saya tidak punya ruang untuk menyampaikan gagasan. Kalau saya punya ruang untuk melakukan perubahan dan tidak sekedar bicara, tentu akan saya lakukan. Coba saja baca Undang-undang. Tidak ada ruang bagi Ketua DPR untuk mengusulkan inisiatif perubahan, karena inisiatif itu hanya berada di tangan fraksi.

Jadi saya harap, jangan matikan ide-ide yang ada. Pendapat saya mungkin berbeda dan tidak sama dengan kebanyakan. Tapi ini gagasan saya. Pernyataan saya kadang dibaca aneh, tapi pikiran aneh kadang bisa menyelesaikan masalah. Perbedaan gagasan seharusnya digunakan untuk bahan diskusi alternatif, bukan untuk bahan mengadili saya. Kalimat saya pun seharusnya dimaknai dan dikutip secara menyeluruh, tidak sepotong-sepotong.

Lalu apa maksud pernyataan Anda soal memaafkan koruptor?
Itu sebenarnya hanya gagasan supaya uang yang dibawa kabur koruptor ke luar negeri, bisa kembali ke Indonesia. Sekarang, dari uang-uang yang dilarikan koruptor ke luar negeri, adakah satu rupiah saja kembali? Jadi, seharusnya kita melakukan evaluasi agar tidak terus terbawa situasi seperti ini.

Memang ada upaya untuk mengembalikan uang itu, tapi ternyata kan tidak ada satu pun yang kembali. Padahal intinya bagaimana supaya uang itu kembali dan bisa dipergunakan untuk kepentingan rakyat. Jadi kenapa kita tidak mencari solusi supaya uang itu kembali? Lagi-lagi, gagasan saya itu mestinya direspon dengan didiskusikan, bukan diadili.

Jadi Anda tidak membuat pernyataan kontroversial dengan sengaja untuk mengalihkan isu seperti yang diduga sebagian orang?
Tidak. Tidak ada latar belakang apapun di balik pernyataan saya. Saya ini clear dan transparan. Ucapan saya itu lebih sebagai wacana atau gagasan, dan pesan khusus saya kepada pimpinan kpk. Juga pesan khusus saya kepada Pansel Pimpinan KPK untuk mencari pimpinan KPK yang kredibel ke depannya. Kalau tidak kredibel, jangan dipaksakan. KPK adalah harapan besar masyarakat. Jadi harus betul-betul dicari orang yang punya kapabilitas, integritas, dan keberanian. Kalau memang ada orang seperti itu, saya dukung seratus persen.

Ada beberapa pihak yang mengusulkan penarikan Anda dari DPR akibat ucapan Anda tersebut?
Saya siap turun kapan pun. Hidup tidak usah takut. Hidup bisa naik, bisa turun, biasa saja. Saya tidak takut, yang penting niat saya baik. Mau digebukin seribu orang, saya biasa saja, santai saja. Saya hanya ingin berbakti untuk negara. Masa dilarang bicara di negara demokrasi? Saya mau dilaporkan ke Badan Kehormatan DPR juga tidak apa-apa, saya tidak takut. Saya hanya takut sama Tuhan.

Saya merasa kurang tepat menjadi politisi. Mungkin tahun 2014 ketika masa jabatan saya di DPR berakhir, saya ingin pulang kampung saja dan menjadi guru


nah lo gmna mnurut agan2 semua

boleh deh kasih :cendolbig:cendolbig

dan biasakan :rate5:rate5


http://politik.vivanews.com/news/rea...ulang-kampung-

N4030 06 Aug, 2011

Tawarkan Hadiah Rp 2 Miliar, Microsoft Tantang "Hacker"

KOMPAS.com — Microsoft menantang para hacker untuk mengembangkan pendekatan baru dalam mengupayakan keamanan komputer lewat ajang Blue Hat Prize. Bagi hacker yang memenangkan kompetisi ini, Microsoft berjanji akan memberi hadiah uang tunai sebesar 250.000 dollar AS atau lebih dari Rp 2 miliar.

Berdasarkan keterangan Kate Missouris, pimpinan senior Microsoft's Trustworthy Computing Group, tujuan dari kompetisi tersebut ialah menyelesaikan masalah security dengan mengeksploitasi upaya mitigasi atau meningkatkan efektivitas dari solusi mitigasi yang ada sekarang.

"Microsoft ingin lebih memotivasi mereka yang ahli dalam keamanan teknologi informasi untuk memikirkan cara mengurangi serangan pada perangkat komputer," ungkap Missouris seperti dikutip situs TechFlash, Rabu (3/8/2011). Saat ini, Microsoft telah menggunakan beberapa teknologi anti-eksploitasi, seperti DEP, ASLR, dan SEHOP, untuk melawan penyusupan ke komputer tanpa izin.

Missouris mengatakan, Blue Hat Prize adalah penghargaan terbesar yang diberikan dalam teknologi pengamanan komputer. Ia berharap para hacker, peneliti security, dan akademisi ikut serta dalam kompetisi ini dan mengembangkan software yang tahan serangan dalam platform Windows.

"Kami percaya bahwa Blue Hat Prize bisa memotivasi peneliti dan akademisi paling bertalenta untuk menghadapi tantangan dalam masalah security serta menawarkan kesempatan bagi mereka untuk memberi sumbangsih pada dunia," kata Missouris lagi.

Bagi yang ingin mengikuti kompetisi ini, Microsoft menawarkan dua masalah yang sesuai, yakni space information disclosure dan return-oriented programming (ROP). Meski demikian, kontestan bebas memilih masalah lainnya.

Solusi yang dikembangkan harus memenuhi 5 syarat, di antaranya memiliki CPU dan memory cost tak lebih dari 5 persen, bisa berfungsi di platform Windows, dan dikembangkan dengan Microsoft Windows SDK. Deadline penyerahan adalah 1 April 2012.

Tertarik ikut? Pemenang pertama akan mendapatkan 200.000 dollar AS dan pemenang kedua 50.000 dollar AS. Sementara pemenang ketiga akan mendapat Microsoft Developer Netywork Universal Subscription yang meliputi akses ke Visual Studio dan platform lainnya senilai 10.000 dollar AS. Pemenang aklan mendapatkan hak paten atas karyanya. Namun, Microsoft tak menawarkan royalti apa pun.



sumber

N4030 06 Aug, 2011

Belum 45 Tahun, Dilarang Masuk Al-Aqsa

JERUSALEM, KOMPAS.com — Ribuan polisi keamanan Israel dikerahkan di Kota Tua Jerusalem untuk membatasi akses para pria yang ingin masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa menjelang shalat Jumat pertama bulan Ramadhan. "Lebih dari 2.000 polisi dan penjaga perbatasan dikerahkan di Jerusalem," kata juru bicara polisi, Jumat (5/8/2011).

Ia menambahkan bahwa akses menuju kompleks Masjid Al-Aqsa hanya dibuka bagi kaum laki-laki Muslim yang berusia 45 tahun ke atas. "Mereka yang berusia di bawah usia 45 tahun tidak diizinkan masuk. Pengunjung rata-rata berusia 45 sampai 50 tahun. Mereka adalah para kepala keluarga yang sudah mengantongi izin khusus," katanya.

"Pembatasan akses masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa juga berlaku bagi warga Palestina dari Tepi Barat yang berusia di bawah 35 tahun," kata juru bicara itu.

Langkah-langkah pembatasan tersebut diberlakukan sebagai tindakan pencegahan karena adanya risiko kekerasan yang bisa terjadi di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Selama bulan Ramadhan, umat Islam berpuasa dari fajar hingga petang dan berusaha untuk lebih beramal dan saleh. Kompleks yang menjadi tujuan warga Muslim ini terdapat Masjid Suci Al-Aqsa. Masjid ini merupakan tempat ketiga paling suci dalam Islam setelah Mekkah dan Madinah di Arab Saudi.

Namun, tempat itu juga merupakan situs paling suci bagi orang Yahudi, yang menyebutnya sebagai Temple Mount karena di situlah lokasi Kuil Kedua, yang dihancurkan oleh bangsa Romawi pada tahun 70 Sebelum Masehi.

http://internasional.kompas.com/read....Masuk.Al-Aqsa

ssilate 06 Aug, 2011

Diduga Bawa Senjata untuk Suriah, Turki Cegat Truk dari Iran

Menteri luar negeri Turki mengatakan pihak berwenang negara itu telah mencegat pengiriman senjata dari Iran yang ditujukan ke Suriah.

Hari Jumat, Ahmet Davutoglu mengukuhkan laporan Jerman bahwa satu truk berisi senjata dihentikan di kota Kilis, dekat perbatasan dengan Suriah. Davutoglu mengatakan penyelidikan sedang dilakukan. Ia tidak menjelaskan lebih lanjut.

Laporan hari Kamis dalam harian Jerman Süddeutsche Zeitung mengutip sumber diplomatik yang mengatakan senjata tersebut kemungkinan besar ditujukan kepada milisi Hizbullah di Lebanon.

Belum ada reaksi segera dari Iran. Juga tidak jelas kapan senjata itu dicegat.

Bulan Maret, Ankara memberitahu Dewan Keamanan PBB bahwa Turki menemukan senjata dan amunisi di dalam pesawat kargo Iran yang menuju Suriah. Pemerintah Turki memerintahkan pesawat itu untuk mendarat di Turki timur atas dasar kecurigaan pesawat itu membawa senjata. Kargo itu mencakup peluncur roket, mortir, senapan, bahan peledak dan amunisi.

Pengiriman senjata merupakan pelanggaran resolusi PBB yang melarang Iran mengekspor senjata.

Turki telah memaksa pesawat Iran lainnya mendarat untuk diperiksa beberapa hari sebelumnya, tapi tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan.


voa

ssilate 06 Aug, 2011

Tajikistan Gov't Plans to Ban Child Participation in Church, Religious Activities

In Tajikistan, religious freedom is becoming a phenomenon of the past. Last month, the central Asian country's lower house in parliament almost unanimously passed a restrictive anti-faith bill. The proposal, which is likely to become law, will prevent parents from allowing their children and teens to attend church or participate in religious activities. The stated governmental goal? To protect the nation's children from becoming radicalized.

The most recent measure is the latest effort to prevent fundamentalism from spreading. The restrictive bill does make minor concessions for funeral processions and religious education, though it appears to be an overt attempt at removing God from the public square. The Guardian has more:

Tajikistan is the smallest, poorest country in central Asia. When the Soviet Union broke up it was engulfed in a vicious civil war for years; the economy now depends on a mixture of remittances and aluminium mining. But it is a world leader when it comes to ensuring that religion remains a purely private matter.

…the present law says… "parents are obliged … not to let children [or] teenagers participate in the activity of religious organisations, with the exception of those officially enrolled in religious education (excluding funerals and mourning events)". So Tajik children may now legally attend granny's funeral, despite the danger of catching religion there.

Parents will be held legally responsible if children are found violating these parameters. Reaction to the proposed bill has been strong. According to Radio Free Europe/Radio Liberty, prominent Tajik religious leader and former Deputy Prime Minister Hoji Akbar Turajonzoda is less than pleased with its provisions. He claims that the bill is "openly against the will of God."

http://www.theblaze.com/stories/taji...us-activities/

ternyata gak cuma mesjid, keknya presiden tajikistan ini seorang diktator yg masih memegang ajaran komunis peninggalan soviet ...

ssilate 06 Aug, 2011