Monday, July 25, 2011

Ironi, 10 Komitmen Sentul Dibacakan Kader (Demokrat) Bermasalah

Ironi, 10 Komitmen Sentul Dibacakan Kader Bermasalah

JHONNY ALLEN

Sunday, July 24, 2011, 23:09
Rakornas menyepakati sejumlah komitmen yang tertuang dalam 10 Komitmen Sentul. Ironisnya, komitmen tersebut dibacakan oleh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Jhonny Allen Marbun—yang masih terserempet dengan tindak pidana korupsi.

NAMUN di mata pangamat politik, Tjipta Lesmana, 10 Komitmen Sentul tersebut merupakan anti-tesis. Menjadi kebalikan dari realita yang selama ini terjadi di PD, dan menjadi kebalikan dari apa yang menjadi komitmen dari yang 10 dibacakan Jhonny Allen tersebut.

Sebut saja misalnya soal etika bersih. "Pada prakteknya sudah telanjang dan dipertontonkan kehadapan rakyat Indonesia semua. Itu kebalikan dengan apa yang baru saja diucapkan oleh Jhonny Allen," tukasnya.

Yang lebih menyedihkan dari 10 Komitmen Sentul menurut Tjipta adalah, komitmen tersebut dibacakan oleh seorang Jhonny Allen yang nota bene masih bermasalah dengan hukum.

"Kenapa harus Pak Jhonny Allen yang membacakan komitmen, dia simbolik bermasalah dengan hukum. Kita tidak mengatakan dia itu seorang koruptor. Kalau saya jadi pimpinan, saya akan tunjuk Ahmad Mubarok membacakan 10 Komitmen Sentul," tukas Tjipta.

Sementara terkait 10 Komitmen Sentul, pengamat politik LIPI, Siti Zuhro berpendapat, mestinya PD punya semacam agenda strategis kedepan. Minimal sampai akhir tahun 2011. "Karena saya melihat PD ini ditunggu bukan sampai akhir 2014, tapi hitungannya sudah jam dan hari," kata Zuhro.

Oleh karena itu, lanjut Zuhro, harus ada pentahapan, sebagai langkah awal adalah, apa yang ingin dilakukan PD sampai akhir 2011. "Apa yang ingin dikonkritkan sampai akhir 2011. kalau sudah, baru lah kemudian berpikir untuk 2012 sampai menjelang 2013. Harus konkrit seperti itu, agar publik bisa membaca secara kasat mata dan terukut, apa saja yang ingin dibuktikan PD dengan poltik bersih," tukasnya.

10 Komitmen Sentul:

1. Partai Demokrat harus meneguhkan jati diri sebagai partai tengah, nasionalis, religius, reformis dan memegang etika politik bersih, cerdas dan santun.

2. Partai Demokrat harus terus konsentrasi melakukan konsolidasi internal.

3. Partai Demokrat harus terus melakukan koreksi, perbaikan dan penyempurnaan atas berbagai kekurangan yang ada, dan bekerja keras membangun Partai Demokrat yang modern, kuat dan dicintai rakyat.

4. Partai Demokrat harus memperkuat kaderisasi sebagai mata air sumber daya manusia yang berkualitas untuk kemajuan partai, kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

5. Parta Demokrat harus semakin meningkatkan keberhasilan dalam pemilukada untuk menyejahterakan rakyat di daerah.

6. Partai Demokrat harus terus meningkatkan pengelolaan partai berdasarkan hasil kongres di Bandung.

7. Partai Demokrat harus semakin mampu menjalankan komunikasi yang cerdas, dan menyambung dengan aspirasi rakyat.

8. Partai Demokrat menegakkan disiplin kader, dan sinergi kerja seluruh kader.

9. Para kader Partai Demokrat yang bertugas di DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten/kota harus semakin mampu menjalankan tugas di parlemen dan daerah pemilihan masing-masing.

10. Para kader Demokrat harus konsisten dan disiplin menjalankan fungsi partai yang mendukung pemerintahan yang baik.

■ Indra Maliara

http://monitorindonesia.com/?p=40411

tapi kok tdk terlihat ada komitmen ANTI KORUPSInya ...:malu: atau ane salah lihat...

Dj oko 26 Jul, 2011

No comments:

Post a Comment