Jakarta - Rakornas Partai Demokrat dinilai hanya menghasilkan angin surga. Tidak ada langkah konkret untuk memerangi korupsi. Malah SBY semakin lembek menghadapi Nazaruddin.
"SBY yang awalnya keras menghadapi Nazaruddin kok malah menurun. Awalnya kan memerintahkan menangkap. Sekarang sekedar mengimbau pulang. Justru saat Nazaruddin semakin banyak mengoceh," ujar pengamat politik UGM, Arie Sudjito kepada detikcom, Senin (25/7/2011) malam.
Arie menduga SBY semakin khawatir dengan pernyataan-pernyataan Nazaruddin yang bisa memecah belah Partai. Semakin lama SBY semakin ragu dengan sumber daya manusia di partainya.
"Seharusnya tak perlu takut dengan risiko faksionalisasi. Justru harus membuktikan Jamaah Nazaruddin lebih sedikit dari Jamaah Demokrat yang pro pemberantasan korupsi dan pro SBY," jelas pengamat muda ini.
Arie menilai, 10 butir keputusan Rakornas tidak spesifik dan konkret. Padahal publik menunggu hal yang konkret, bukan sekedar wacana atau angin surga.
"Jangan malah mengancam kader-kadernya di sini. Seharusnya justru menyatukan seluruh kader untuk sam-sama fokus bagaimana membawa pulang Nazaruddin," katanya.
(rdf/nvc)
http://www.detiknews.com/read/2011/0...api-nazaruddin
spockholm69 26 Jul, 2011"SBY yang awalnya keras menghadapi Nazaruddin kok malah menurun. Awalnya kan memerintahkan menangkap. Sekarang sekedar mengimbau pulang. Justru saat Nazaruddin semakin banyak mengoceh," ujar pengamat politik UGM, Arie Sudjito kepada detikcom, Senin (25/7/2011) malam.
Arie menduga SBY semakin khawatir dengan pernyataan-pernyataan Nazaruddin yang bisa memecah belah Partai. Semakin lama SBY semakin ragu dengan sumber daya manusia di partainya.
"Seharusnya tak perlu takut dengan risiko faksionalisasi. Justru harus membuktikan Jamaah Nazaruddin lebih sedikit dari Jamaah Demokrat yang pro pemberantasan korupsi dan pro SBY," jelas pengamat muda ini.
Arie menilai, 10 butir keputusan Rakornas tidak spesifik dan konkret. Padahal publik menunggu hal yang konkret, bukan sekedar wacana atau angin surga.
"Jangan malah mengancam kader-kadernya di sini. Seharusnya justru menyatukan seluruh kader untuk sam-sama fokus bagaimana membawa pulang Nazaruddin," katanya.
(rdf/nvc)
http://www.detiknews.com/read/2011/0...api-nazaruddin
No comments:
Post a Comment