Quote:
| Hadiah Rp5 juta siap diberikan sebagai hadiah bagi siapapun yang mampu menangkap pegawai yang terlibat dalam praktik percaloan tiket di stasiun. Sayembara ini digelar menyusul adanya temuan kterlibatan pegawai dalam praktik ilegal ini. Indikasi ini menguat, pasalnya meski kerap diberantas, namun keberadaan calo tiket jelang Lebaran di beberapa lokasi keberangkatan tidak juga sirna. Terlebih dari hasil razia yang dilakukan sejak loket penjualan tiket dibuka pada pekan lalu, 20 calo tiket diringkus tim gabungan PT Kereta Api. Satu diantaranya pegawai kereta api di bagian loket di stasiun Gambir yang ditangkap dan seorang PNS yang di Jawa Barat. "Jelas ini sangat memprihatinkan. Karena itu kita gelar sayembara berhadiah Rp5 juta bagi siapapun yang mempu menangkap pegawai yang ikut terlibat dalam percaloan ini," tegas Direktorat Jenderal Perkerataapian, Tundjung Inderawan, Minggu (24/7). Bahkan saking geramnya Tundjung mengaku akan ikut terjun langsung dalam aksi razia ini. "Dengan berpakaian preman saya akan pantau langsung beberapa stasiun seperti Gambir, Senen dan Jatinegara," tandanya. Seperti diketahui kendati tiket mudik Lebaran H-8 hingga H-2 sudah habis terjual, namun antrian calon penumpang untuk membeli tiket kereta api di loket stasiun hingga kini terus padati. Kesempatan itulah yang dimanfaatkan oleh sejumlah calo tiket untuk menawarkan kepada para penumpang yang membutuhkan. 20 CALO DITANGKAP Dari hasil razia yang digelar petugas gabungan hingga saat ini sudah 20 calo tiket diringkus tim gabungan PT Kereta Api. Selain terdapat oknum pegawai kereta api di bagian loket di stasiun Gambir yang ditangkap, juga ada calo yang ternyata seorang PNS yang di Jawa Barat. Humas PT Kereta Api Sugeng Priyono mengatakan ke-20 calo tersebut ditangkap berbeda waktu. Kini semuanya telah diserahkan ke kepolisian dan telah selesai diberkas tinggal menunggu sidang. KERETA TAMBAHAN Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan mudik lebaran, lanjut Sugeng, pihaknya akan menyediakan kereta tambahan sebanyak 12 perjalanan setiap harinya, sejak 5 hari sebelum lebaran tiba, sehingga ada 24 perjalanan setiap harinya. Sementara itu, Humas PT KA Daop I Mateta Rijalulhaq menambahkan habisnya tiket di loket penjualan yang berlokasi di stasiun bukan tanpa sebab. Tapi sekarang ini masyarakat bisa membeli di mini market, ATM dan kantor pos yang jumlah tempatnya lebih dari 6.000. "Mereka tinggal pesan lewat online di tempat yang saya sebutkan tadi," kata Mateta. |
Semoga pelayanan PT KA jadi lebih baik
No comments:
Post a Comment